ANDA PENGUNJUNG KE :

Kamis, 01 Oktober 2020

BENUA AMERIKA (2)

 3. Sosial Budaya Benua Amerika


sumber:https://peneranganteknologi.wordpress.com/

Sebelum columbus datang ke benua Amerika, benua ini pernah didatangi oleh orang-orang Eropa utara seperti bangsa Norman yang lebih dikenal sebagai bangsa Vicking, meskipun begitu bangsa sebelumnya tidak menyatakan menemukan atau menamai benua tersebut. Pada masa Eropa Abad Pertenggahan, suku bangsa Vicking lebih dikenal sebagai pelaut yang berani berlayar mengarungi Samudra Atlantik. Salah satu rombongan Vicking yang dipimpin oleh Ericson yang dikenal pula sebagai Erick of the Red yang telah mendarat di pantai Kanada dalam abad X Masehi.

Namun sayang sekali mereka di tempat tersebut tidak banyak meninggalkan jejak-jejak sejarah, sehinga sangat sulit untuk mengatakan sesuatu yang lebih lanjut tentang kegiatannya di Amerika bagian utara (Americana Corporation, 1977:348-349). Dari penyelidikan purbakala telah diketahui bahwa mereka bahkan sudah memiliki kebudayaan tinggi. Misalnya, bangsa Inca di Peru, bangsa Astec di Meksiko, serta Chebche di Colombia.

Sesudah kedatangan bangsa Eropa serta migrasi bangsa Asia (ras Mongoloid), penduduk benua ini juga makin beragam ras, bahasa dan agamanya.

  • Jumlah penduduk di Amerika pada pertengahan 2007 mencapai 904 juta jiwa. Wilayah dengan penduduk terpadat yaitu wilayah Amerika Selatan (Argentina, Brasil, Kolombia, dan lain-lain).
  • Agama utama Sebagian besar dari penduduk Amerika Tengah dan Selatan yaitu pemeluk Katolik Roma. Di wilayah bagian utara sebagian besar penduduk yakni pemeluk Kristen Protestan.
  • Dan bahasa yang digunakan secara resmi yaitu Inggris dan Perancis. Tapi, beberapa bahasa lain juga bisa dijumpai seperti bahasa Spanyol dan Italia.

Agama yang berkembang di Benua Amerika adalah sebagai berikut.

  1. Agama Katholik, banyak dianut penduduk Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
  2. Agama Kristen Protestan, banyak dianut penduduk Amerika Utara.
  3. Agama Islam, banyak dianut penduduk keturunan Arab, Melayu, dan Negro.
  4. Agama Yahudi, banyak dianut penduduk Amerika keturunan Yahudi.
  5. Agama Hindu, banyak dianut penduduk Amerika keturunan India, Nepal, dan Sri Lanka.
  6. Agama Buddha, Tao, Kong Hu Chu, dan Shinto banyak dianut oleh warga keturunan China, Jepang, Korea, dan Indo-Cina.
  7. Agama Kristen Anglikan, banyak dianut warga keturunan Inggris.

Sedangkan untuk bahasa yang digunakan penduduk Amerika ternyata bukanlah bahasa Inggris seperti yang diketahui banyak orang. Namun pertama kali banyak masyarakat Amerika menggunakan bahasa-bahasa seperti:  bahasa Portugal (di Brasil), bahasa Belanda (di Suriname), bahasa Spanyol (di Argentina, Chili, Kolombia, Kosta Rica, Kuba, Dominika, Ekuador, El Savador, Venezuela, Peru, Panama, Nikaragua, dan Meksiko), serta bahasa Inggris (di Amerika Serikat, Bahama, Barbados, Kanada, Guyana, Saint Lucia, St. Crhisthoper, dan Jamaika)

4. Perekonomian Benua Amerika


sumber: https://www.republika.co.id/

Dan ingatlah, bahwa negara-negara di Amerika Utara tergolong negara yang maju. Kegiatan industri serta perdagangan menjadi penopang penting dalam perekonomian negara-negara di kawasan tersebut. Dalam kegiatan agraris pun (pertanian, peternakan, dan perikanan), konsep serta peralatan modern sudah diterapkan. Selain itu, kegiatan pertambangan dan pengolahannya juga berperan penting. Dan sebaliknya, beberapa negara di Amerika Selatan masih tergolong sebagai negara berkembang. Perekonomian didukung oleh suatu kegiatan pertanian dan perikanan, serta pertambangan.

Kamis, 24 September 2020

POTENSI SUMBER DAYA ALAM HUTAN DI INDONESIA


Hutan Batam

Hutan merupakan  suatu wilayah yang mana menjadi tempat tumbuhnya pohon- pohon dan jenis tanaman yang lain. Pengertian hutan tidak hanya berhenti sesederhana itu. Hutan juga bisa dikatakan sebagai ekosistem yang mejadi tempat hidup dan berinteraksi bagi hewan maupun tumbuh- tumbuhan. Hutan terdiri dari tiga bagian utama, yakni bagian atas, bagian permukaan tanah dan bagian di bawah tanah. Di bagian atas hutan terdapat kanopi alami yakni dedaunan pohon yang tumbuh lembat. Di permukaan tanah hutan terdapat guguran daun- daun kering serta ditumbuhi semak- semak dan rerumputan. Sedangkan di bagian bawah tanah hutan terdapat unsur hara, akar tanaman, sumber mata air dan juga dihuni mikroorganisme.

Hutan bisa ditemukan di wilayah dengan iklim tropis, dataran rendah dan juga dataran tinggi . Terdapat berbagai jenis hutan diantaranya adalah hutan gugurhutan sabanahutan heterogenhutan homogenhutan mangrovehutan buatan dan hutan hujan tropis. Indonesia sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa mempunyai hutan hujan tropis yang selalu lembab sepanjang tahun. Keanekaragaman hayati yang berada di dalam hutan hujan tropis sangatlah tinggi. Hal ini menjadi potensi sumber daya alam tersendiri bagi Indonesia. Potensi sumber daya hutan dapat berupa kayu dan non kayu. Berikut penjelasannya.

Kayu

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa hutan ditumbuhi oleh pepohonan berkayu. Potensi hutan berupa kayu ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, bahan baku kertas, bahan baku industri meubel dan lain sebagainya . Setidaknya terdapat 4000 jenis kayu yang keberadaannya tersebar di nusantara. Lebih dari 250 jenis kayu tersebut merupakan kayu dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi. Diantara jenis – jenis kayu tersebut adalah :

·         Kayu jati

Potensi hutan berupa kayu yang pertama adalah kayu jati. Nama latin dari pohon yang menghasilkan jenis kayu ini adalah Tectona grandis. Pohon jati tumbuh di hutan buatan maupun hutan alami yang memiliki curah hujan berkisar antara 1.500 sampai 2000 mm per tahun. Jati dapat tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah yang tidak digenangi air. Persebaran hutan jati di nusantara meliputi beberapa daerah seperti Pulau Jawa, Nusa Tenggara dan Bali. Di Pulau Jawa sendiri, persebaran jati paling banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kayu jati memiliki tekstur yang keras dan awet karena terdapat minyak di dalamnya. Hal ini membuat kayu jati banyak dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat interior rumah. Selain sebagai interior rumah, kayu jati juga digunakan sebagai atap dan tiang penyangga rumah- rumah  tradisional jawa. Kayu jati yang sudah diolah juga bisa dimanfaatkan untuk membuat kapal dan konstruksi jembatan. Semua manfaat yang bisa diperoleh dari kayu jati membuat kayu ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. 

·         Kayu meranti

Kayu meranti terkenal di kalangan pertukangan dan perdagangan kayu. Terdapat berbagai jenis pohon meranti yang diantaranya adalah meranti hitam batang, balangeran, tengkawang gunung, dan meranti buaya bukit. Jenis- jenis pohon meranti tersebut menghasilkan kayu meranti merah. Persebarannya meliputi hutan- hutan di Pulau Kalimantan dan Sumatera. Kayu meranti sering dimanfaatkan sebagai kayu konsrtuksi, penyekat ruangan dalam bangunan, bahan pembuatan meubel dan berbagai interior dalam rumah. Selain menghasilkan kayu, pohon meranti juga menghasilkan resin, yaitu sejenis getah yang keluar dari batang pohon. Resin ini selanjutnya akan dibahas dalam potensi hutan non kayu.

·         Kayu cendana

Kayu cendana dihasilkan dari pohon dengan nama latin Santalum album yang ditemukan di Nusa Tenggara Timur. Meski demikian, persebaran cendana sekarang sudah meliputi hutan- hutan di daerah Jawa dan keseluruhan Nusa Tenggara. Kayu cendana ini sudah menjadi barang langka sehingga harganya menjadi begitu mahal. Kayu cendana memiliki aroma yang wangi. Itulah nilai lebih dari kayu cendana dibandiingkan jenis  kayu lainnya. Pemanfaatan kayu cendana diantaranya adalah sebagai bahan pembuatan dupa & aroma terapi, sebagai campuran parfum, serta bahan pembuatan sarung keris.

·         Kayu akasia

Akasia memiliki nama latin Acacia mangium. Kayu akasia banyak ditemukan di hutan- hutan Jawa Barat. Pada awalnya, kayu akasia dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kertas. Banyak pabrik kertas yang mencari pohon akasia dengan usia berkisar antara 3 sampai 5 tahun. Perkembangan selanjutnya, kayu akasia juga digunakan sebaga bahan baku pembuatan furnitur. Hal ini membuat permintaan kayu akasia oleh industri meubel maupun kertas semakin meningkat.

Non Kayu

Meskipun potensi hutan dominan dengan kayu, tetapi ada juga potensi lain dari hutan yang tak kalah bermanfaat . Potensi hutan ini juga termasuk dalam sumber daya alam biotik yang dapat terus diperbaharui



. Beberapa hasil hutan non kayu adalah madu, buah- buahan, jamur, damar, rotan, sagu, sutera dan lain sebagainya. Berikut adalah penjelasan singkat dari masing- masing contoh potensi hutan non kayu.

·         Buah- buahan – Terdapat berbagai jenis buah- buahan yang bisa diperoleh dari hutan. Diantara buah- buahan yang bisa ditemukan di hutan adalah buah durian, buah bery, buah kaktus pir berduri, jambu monyet, buah ara, markisa, buah keramu dan lain sebagainya.

·         Madu – Cairan kental yang diperoleh dari sarang lebah ini kaya akan manfaat. Madu asli hutan biasanya dijadikan obat herbal dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

·         Karet – Potensi hutan non kayu yang satu ini sebenarnya adalah getah dari pohon yang biasa kita sebut pohon karet. Penghasil karet ini sebetulnya adalah para atau Hevea brasillensis. Nilai ekonomis karet juga tergolong tinggi karena karet banyak digunakan diberbagai industri seperti industri pembuatan ban.

·         Rempah- rempah – Jenis rempah- rempah yang dihasilkan hutan diantaranya adalah kayu manis, pala, cengkih dan vanila. Hutan di Maluku banyak menghasilkan rempah- rempah yang sering diperdagangkan sejak zaman dahulu. Karena rempah- rempah ini lah dulu Indonesia menjadi negara tujuan penjajahan Portugis dan Belanda.

·         Rotan – Batang rotan mempunyai panjang puluhan meter dan banyak dimanfaatkan untuk membuat interior rumah. Sebelum diolah, rotan harus dibersihkan terlebih dahulu karena rotan mempunyai pelepah yang berduri. Sebagian besar rotan di Indonesia dihasilkan dari hutan yang berada di daerah Sumatera, Jwa, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara.

·         Sagu – Potensi hutan non kayu yang berbentuk tepung ini berasal dari proses pengolahan batang pohon sagu. Penduduk Indonesia bagian timur menjadikan sagu sebagai bahan makanan pokok. Masyarakat Maluku dan Papua biasanya memanen sagu dari hutan kemudian mengolahnya menjadi masakan bernama papeda.

Setelah memahami materi di atas jawablah pertanyaan di bawah ini pada kolom tugaa di Teams!

1. Tuliskan minimal 3 potensi hutan di Batam!

BENUA AMERIKA 1

 



1.  Letak Geografis Benua Amerika

Berikut ini terdapat beberapa letak geografis benua amerika, terdiri atas:

1.   Secara Astronomis

Amerika adalah benua terbesar kedua yang terletak di belahan bumi sebelah Barat. Secara astronomis, benua ini terletak antara ± 80°LU – 56°LS dan ±170°BB – 36°BB. Bentuk wilayahnya yang memanjang ini seolah-olah menghubungkan daerah Kutub Utara dengan Kutub Selatan.

Luas wilayah daratannya mencapai ± 41.825.581 km² atau sekitar 28,1% dari seluruh luas wilayah daratan dunia dengan batas-batas berikut ini.

  • Sebelah timur berbatasan dengan Samudra Atlantik.
  • Sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Benua Antartika.
  • Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Pasifik.
  • Sebelah utara berbatasan dengan Laut Arktik.

2.   Secara Geografis

Secara geografis, Benua Amerika dapat dibagi menjadi tiga kawasan, yaitu kawasan Amerika Utara, kawasan Amerika Tengah dan kawasan Amerika Selatan.

§  Amerika Utara

Wilayah Amerika Utara terbentang dari Kutub Utara ke selatan sampai Jazirah Florida dan dari Samudra Pasifik ke timur sampai Samudra Atlantik, mencakup bagian utara Meksiko, Teluk Meksiko, daratan Amerika Serikat, Kanada, dan Kepulauan Arktik. Luas wilayah Amerika Utara ±24.500.000 km².

§  Amerika Tengah

Wilayah Amerika Tengah meliputi wilayah Kepulauan Karibia di Samudra Atlantik dan daratan Amerika Tengah, (mencakup seluruh Meksiko). Luas wilayah Amerika Tengah ±253.926 km².

§  Amerika Selatan

Wilayah Amerika Selatan terbentang dari Terusan Panama sampai dengan Semenanjung Horn di selatan di wilayah Argentina. Wilayahnya meliputi Argentina, Brasil, Bolivia, Chili, Colombia, Ekuador, Guyana, Paraguay, Peru, Suriname, Uruguay, Venezuela, serta Guyana Prancis dan Kepulauan Falkland. Luas wilayah Amerika Selatan ±17.821.601 km².

3.   Secara Geologis

Secara geologis benua Amerika terbagi mejadi dua bagian. Bagian tersebut yaitu sebagai berikut.

  • Bagian barat atau pantai pasifik merupakan rangkaian pegunungan muda sirkum pasifik, yaitu pegunungan batu yang terletak di utara dan Cordilleras los andes di selatan.
  • Bagian pantai timur benua Amerika dapat dijumpai kelompok pegunungan tua.
 

2. Iklim Benua Amerika

Benua Amerika, ketika memasuki musim panas bertiup angin kering yang panas dari Teluk Mexico menuju utara. Kemudian, pada musim dingin, bertiup angin basah dari utara yang disertai dengan topan salju. Angin barat bertiup di pantai barat Amerika Serikat dan Chili selatan. Angin barat yang melewati pegunungan Andes turun menuju Patagonia. Angin ini merupakan angin kering yang memunculkan guru dan prairie atau Sabana – Stepa.

Selanjutnya, daerah pantai barat memiliki iklim subtropis. Angin pasat tenggara dan angin pasat timur laut dari Atlantik menurunkan curah hujan di sepanjang tahun. Sedangkan, di Amazon beriklim tropis yang basah. Amerika Utara dan Kanada memiliki iklim kutub. Kemudian, di Argentina memiliki iklim sedang, namun kering. Hal tersebut disebabkan letak Argentina yang berada di daerah bayangan hujan.

Lebih lanjut, iklim yang ada di benua Amerika dapat dijelaskan menjadi beberapa iklim. Iklim-iklim tersebut yaitu:

  • Iklim kutub atau dingin yang banyak mempengaruhi wilayah paling utara dari benua Amerika.
  • Iklim sedang atau subtropis yang banyak mempengaruhi wilayah sebelah selatan iklim kutub. Selain itu, juga terdapat di daerah muara sungai Missisippi dan di sekitar tanjung Kennedy yang terletak di Florida.
  • Iklim tropis yang dapat dijumpai di Amerika tengah dan sebagian lagi di Amerika Selatan.
  • Iklim semi gurun dan gurun yang dapat ditemui di daerah bayangan hujan atau daerah-daerah yang terletak di balik pegunungan.
  • Iklim kontinental atau iklim darat yang terdapat di sekitar danau-danau besar. Tepatnya di bagian timur Amerika Serikat sampai perbatasan Kanada.
  • Iklim laut yang berada di sepanjang utara pantai Samudra Pasifik, pantai barat Kanada, Amerika Serikat, dan Cili.
  • Iklim stepa merupakan iklim yang dapat ditemui di sebelah timur pegunungan Rocky sampai menuju Kanasa dan di dataran tinggi Brasil yang terletak di Amerika Selatan.
  • Iklim kering yang dapat ditemui di Amerika serikat bagian barat, tepatnya di gurun Mojave dan pantai Cili yang terletak di Amerika Selatan. Selain, kedua wilayah tersebut, juga dapat ditemui di Pegunungan Rocky bagian barat.

 

Setelah memahami mengenai Letak dan Iklim Benua Amerika kerjakanlah Lembar Kerja (LK) di bawah ini pada kolom tugas


LEMBAR KERJA (LK) PERSEBARAN IKLIM DI BENUA AMERIKA

Amati peta persebaran iklim di benua Amerika , kemudian jawab pertanyaan pada tabel dibawah



NO

NAMA    NEGARA

BERIKLIM

TERLETAK DI KAWASAN AMERIKA

1

Brazilia

 

 

2

Uruguay

 

 

3

Peru

 

 

4

Amerika serikat

 

 

5

Kanada

 

 


Kamis, 10 September 2020

BENUA EROPA


sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/


Benua Eropa disebut juga benua putih karena sebagian besar penduduknya berkulit putih. Adapun karakteristik Benua Eropa, antara lain sebagai berikut:

  1. Pertumbuhan penduduk negatif, sedangkan benua yang lain pertumbuhannya positif
  2. Asal dari bahasa yang dipergunakan secara internasional, yaitu bahasa Inggris
  3. Pelopor penemuan teknologi mesin uap, pesawat terbang, telepon, dan lampu listrik
  4. Memiliki keajaiban dunia berupa menara Eiffel (Prancis) dan menara Pisa (Italia)
  5. Mempunyai satu sistem mata uang, yaitu Euro
  6. Pusat mode dunia di kota Paris (Prancis)
  7. Tempat lahirnya ideologi-ideologi, yaitu kapitalisme, kolonialisme, imperialisme, sosialisme, liberalisme, dan komunisme.
  8. Kompetisi olahraga sepak bola menjadi kegiatan bisnis besar di Inggris, Italia, Jerman, Prancis, dan Spanyl
  9. Dua negara mempunyai wilayah baik di Eropa maupun Asia (Turki dan Rusia).

Letak, Batas Dan Luas

Pada peta dunia, Eropa tampak sebagai bagian dari tetangganya yang jauh lebih besar, yakni Asia. Benua Eropa lebih mirip perpanjangan Benua Asia ke arah Barat sehingga tampak seperti Semenanjung Asia yang menjulur ke Barat. Letak astronomis Benua Eropa adalah antara 36°LU-71°LU dan 11°BB-60°BT. Batas-batas Benua Eropa adalah:


  1. Di sebelah utara berbatasan dengan Laut Norwegia dan Laut Barents
  2. Di sebelah timur berbatasan dengan Benua Asia dan Laut Kaspia
  3. Di sebelah selatan berbatasan dengan Laut Hitam, Selat Bospores, Selat Dardanela, Laut Tengah, dan Selat Gibraltar
  4. Di sebelah barat berbatasan dengan Samudra Atlantik

Luas Benua Eropa kurang lebih 9.669.550 km2. Benua Eropa terbagi menjadi lima wilayah, yaitu Eropa Utara, Eropa Timur, Eropa Barat, Eropa Selatan, dan Eropa Tengah.


Eropa Utara: Swedia, Finlandia, Norwegia, Islandia, Denmark, Estonia. Eropa Timur: Rusia, Ukraina, Rumania, Belorusia, Bulgaria, Georgia, Lithuania, Latvia, Moldova. Eropa Barat: Prancis, Inggris, Irlandia, Belanda, Belgia, Luxemburg, Jerman, Swiss, San Marino. Eropa Tengah: Austria, Hongaria, Polandia, Rep. Ceko, Slovakia. Eropa Selatan: Spanyol, Italia, Yunani, Portugal, Kroasia, Bosnia Herzegovina, Albania, Macedonia, Slovenia, Malta.


 Keadaan Alam

Keadaan alam Eropa terbagi menjadi tiga daerah, yaitu dataran rendah di timur laut, pegunungan di selatan dan barat daya, dan Pegunungan Skandinavia.

  • Dataran Rendah

Dataran di Eropa terbentang dari Rusia sampai di Prancis. Deretan dataran rendah itu melalui Polandia, Jerman, Belgia, dan Belanda.


Dataran-dataran rendah itu adalah:

  1. Dataran rendah Rusia
  2. Dataran rendah di sekitar Laut Kaspia
  3. Dataran rendah Polandia
  4. Dataran rendah Jerman, Belgia, dan Belanda
  5. Dataran rendah Prancis

  • Pegunungan di Barat Daya dan Selatan

Pegunungan di barat daya dan selatan, intinya adalah Pegunungan Alpen yang bercabang-cabang menjadi beberapa pegunungan sebagia berikut:


  1. Pegunungan Korpaty di sebelah timur laut
  2. Pegunungan Alpen Dinoria di tenggara
  3. Pegunungan Alpen Transylvania dan Balkan
  4. Pegunungan Alpenina
  5. Pegunungan Pirenea merupakan tapal batas antara Spanyol dan Prancis
  • Pegunungan Skandinavia

Pegunungan Skandinavia merupakan pegunungan paling tua. Yang termasuk pegunungan itu, antara lain Pegunungan Wales, Tanah Tinggi Skotlandia, Eire di Inggris, dan Pegunungan Bretagne di Prancis.


Iklim

Berdasarkan iklim matahari, Benua Eropa terdapat di daerah iklim sedang sehingga terjadi empat macam musim, yaitu musim panas, gugur, dingin, dan semi. Berdasarkan iklim fisis, Benua Eropa terdapat enam macam iklim, yaitu iklim Laut Tengah di Eropa Selatan, iklim kutub/tundra, iklim pegunungan, iklim darat di Eropa Timur, iklim laut di Eropa Barat, dan iklim peralihan di Eropa Tengah.


Persebaran Floran Dan Fauna

Persebaran flora di Eropa dapat dikelompokkan menjadi empat bagian sebagai berikut:

  1. Di daerah pedalaman Eropa bagian utara masih terdapat tumbuh-tumbuhan tundra dan spesies rumput-rumputan. Di wilayah pegunungan masih banyak hutan birch (Betula sp) yang masih terbentang luas di Finlandia. Pada musim gugur, di daerah itu tumbuh lumut dan tanaman birch kerdil berwarna kuning muda.
  2. Di Eropa bagian utara, mulai dari sebelah tenggara Norwegia, Swedia, Finlandia sampai di Rusia terdapat hutan konifera, seperti cemara, pinus, larch, dan birch.
  3. Di daerah-daerah yang ada pada waktu musim dingin udaranya tidak terlalu dingin, terdapat hutan campuran yang menutupi lereng-lereng curam di bawah hutan konifera. Spesiesnya bervariasi menurut garislintang. Beech (Fagus sp) tumbuh subur di bagian utara Kopenhagen, Denmark, dan di Swedia bagian barat daya. Pegunungan Alpen Prancis dan lereng Pegunungan Savoie ditutupi hutan cemara dan beech. Lereng Pegunungan Jura ditutupi hutan beech.
  4. Di wilayah Mediterania, keadaan tanaman mencerminkan iklimnya. Pohon zaitun dapat tumbuh subur di daerah yang tidak mengenal es. Pohon cemara tersebar luas. Pohon ek (Quercus sp) tumbuh subur di Spanyol dan Portugal. Hutan konifera di daerah pantai memilii berbagai jenis pinus. Di Italia utara, sepanjang tepi jalan sungai banyak ditanami tumbuhan poplar lombardia.

Keadaan Penduduk

Jumlah penduduk Eropa pada tahun 2006 lebh kurang 732 juta jiwa dengan kepadatan 23 jiwa/km2. Sebagian besar penduduk Eropa berkulit putih. Menurut ciri-ciri fisiknya, bangsa Eropa dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu bangsa Nor, bangsa Alpen, dan bangsa Mediteran.

  • Bangsa Nor

Ciri-ciri bangsa Nor adalah rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Termasuk kelompok itu adalah orang norwegia, inggris, Denmark, Jerman bagian utara, dan Belanda bagian utara.


  • Bangsa Alpen

Ciri-ciri bangsa Alpen adalah rambut dan mata hitam, tidak begitu tinggi, tengkorak dan mata lebar. Termasuk kelompok itu adalah orang Prancis, Belgia, Swiss, Polandia, Jerman bagian selatan, dan Austria.

  • Bangsa Mediteran

Ciri-cirinya ialah badan dan tengkoraknya menyerupai bangsa Nor, tetapi rambut dan matanta hitam. Termasuk golongan itu adalah orang Portugis, Spanyol, Italia bagian selatan, dan orang Yunani. Keragaman agama dan bahasa tampak pada penduduk Eropa. Selain itu, pendidikan di benua ini snagat maju dibandingkan benua lain.


  • Agama

Pada umumnya, orang Eropa memeluk agama Kristen (±96%). Agama Islam dianut oleh orang-orang Turki, Albania, Kirgis, dan Rusia bagian selatan. Selain itu, sekitar 0,2% penduduk beragama Yahudi.

  • Bahasa

Di Eropa terdapat lebih dari 60 bahasa dan ratusan dialek yang digunakan. Para ahli mengelompokkan bahasa-bahasa tersebut ke dalam rumpun bahasa sebegai berikut:


  1. Rumpun Indo-Jerman merupakan rmpun terbesar yang diperkirakan berasal dari daerah sebelah selatan Laut Baltik. Rumpun itu terdiri atas tiga cabang bahasa utama, yaitu bahasa Baltik Slavia, bahasa Jerman, dan bahasa Roman.
  2. Bahasa-bahasa Finno-Ugria merupakan cabang rumpun bahasa Ural. Bahasa-bahasa Finno-Ugria digunakan oleh bangsa Magyar (Finlandia, Estonia, Katelia, Laplandia, Hongaria, dan lain-lain).
  3. Selain itu, ada pula kelompok bahasa Albania, bahasa Yunani, dan bahasa-bahasa Kelt yang terdiri atas bahasa Galia dan bahasa Britania.

  • Pendidikan

Pendidikan di Eropa telah maju, bahkan mendudki peringkat teratas di dunia. Negara-negara Eropa yang memiliki tingkat melek huruf kurang dari 90% adalah Albania, Malta, dan Portugal. Pada umumnya, pendidikan di Eropa Utara dan Eropa Barat lebih bermutu daripada di Eropa Selatan. Hal itu disebabkan negara-negara di bagian utara dan barat, seperti Inggris, Norwegia, dan Swedia lebih kaya daripada negara-negara di bagian selatan, seperti Yunani, Portugal, dan Spanyol. Majunya tingkat pendidikan di sebagian besar negara di Eropa ditandai dengan banyaknya universitas terkenal.


Kegiatan Penduduk

Benua Eropa merupakan benua yang secara umum paling pesat perkembangan nya di segala bidang.
Kegiatan-kegiatan penduduk Eropa adalah sebagai berikut:

  • Pertanian

Pertanian di Eropa diolah sangat intensif dan efisien. Jenis tanaman anggur, jeruk, dan sayur-sayuran banyak dihasilkan oleh sejumlah negara yang terletak di sekitar Laut Tengah. Produksi kentang, gandum, barley, dan terigu dari Eropa menempati peringkat teratas di dunia, sedangakan produksi jagung dadn daging, Eropa menempati peringkat kedua setelah Amerika Serikat.


  • Perikanan

Industri perikanan di Eropa memegang peranan penting dalam perekonomian. Di Norwegia, Islandia, dan Rusia penangkapan ikan paus merupakan industri terbesar. Peran serta perikanan sangat penting dalam perekonomian Islandia dan menduduki peringkat pertama di Eropa. Wilayah perikanan yang paling produktif terdapat di perairan Laut Utara, Samudra Atlantik bagian utara, Samudra Arktik, Laut Norwegia, dan Teluk Biscaye. Norwegia, Rusia, dan Spanyol termasuk negara industri perikanan yang utama di dunia.


  • Kehutanan

Wilayah hutan di Eropa yang produktif terdapat di Finlandia, Norwegia, Swedia, Prancis, dan Rusia. Di Finlandia, kehutanan termasuk sector yang sangat penting bagi perekonomiannya. Swedia merupakan penghasil utama pulp dan kertas di Eropa. Hasil hutan lainnya, antara lain terpentin dan dammar.


  • Pertambangan

Benua Eropa merupakan penghasil batu bara dan bijih besi terbesar di dunia. Benua itu menghasilkan sekitar tiga per lima dari hasil baja dunia, separuh dari hasil bijih besi dunia dan hampir seperlima dari hasil bauksit dunia. Negara-negara yang kaya akan tambang batu bara adalah Jerman, Inggris, Polandia, Prancis, Rusia, dan Swedia. Bauksit terutama dihasilkan oleh Prancis, Yunani, Hongaria, Rusia, dan Yugoslavia.


Lignit juga ditambang di Jerman dan negara-negara Eropa bagian tengah. Hasil pertambangan lainnya adalah tembaga, mangan, nikel, krom, timah, merkuri, perak, platina, untuk seng, dan minyak bumi. Inggris adalah negara penghasil minyak bumi terbesar di Eropa. Di Laut Utara sepanjang perbatasan Inggris dan Norwegia ditemukan cadangan minyak bumi yang besar.


  • Industri

Industri berat dan ringan yang berkembang di Eropa meliputi industri mesin, pesawat terbang, mobil, elektronik, logam, kimia, tekstil, makanan, dan minuman. Eropa merupakan kawasan industri terbesar di dunia. Perkembangan industri di Eropa maju sangat pesat setelah terjadinya Revolusi Industri pada abab ke 18 sehingga menjadi pelopor industri dunia.


  • Perdagangan

Dalam perdagangan dunia Eropa sangat berperan dan mencatat volume perdagangan tertinggi yaitu lebih dari separuh ekspor dan impor dunia. Barang ekspor dari Eropa yang utama adalah berbagai hasil industri antara lain mesin, kendaraan bermotor, barang-barang elektronik, kimia, dan tekstil.


Perdagangannya kebanyakan dilakukan antar Negara Eropa. Negara dagang yang sangat maju adalah Inggris, Prancis, dan Jerman. Untuk memacu perdagangan di antara Negara Eropa Barat dibentuk suatu wadah yang dikenal dengan nama Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Sedangkan di Eropa Timur dibentuk wadah Council for Mutual Economic Assistance (Comecon). MEE dibentuk pada tahun 1959 oleh Belanda, Belgia, Prancis, Italia, dan Jerman di Roma.


sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/