ANDA PENGUNJUNG KE :

Minggu, 14 Desember 2014

DAFTAR REMEDIAL USG GEOGRAFI 2013-2014

BAGI NAMANYA YANG ADA DI BAWAH INI UNTUK SEGERA MENGURUS NILAI
HARI INI DAN MEMBAWA CATATAN
X BIL IPA 1










1 ABDURRAHMAN










2 AHMAD FADLY










3 AISYAH NURTERRA










4 ANNISA PUTRI F










5 BAGASKARA










6 ERAENE INDAH










7 HARI AGUNG










8 LILIS FIRDAUSYA










9 M. FADHLI ILHAMI










10 MARDOTILAH










11 NABILLA WIHELMINA










12 RIZKA BERLIANTI










13 SABRINA SAKIRA










14 VANIA SALSABILA










15 PRASETYO










16 RIZKY PRATAMA PUTRA























X UNGGUL IPA 2










1 SHERLY RANI PRICILLIYA










2 TAUFIK SETIAWAN























X IPA 3










1 AHMADA ZAKI










2 ALIFRA HABIB










3 ANGGI PUTRI C










4 ARIF HIDAYATULLAH










5 BAGUS CAHYA










6 FARHAN RAMADHAN










7 LIA WAROKA










8 POMA SATRIA










9 REZKA WAHYUNI










10 VELYN WULANDA










11 WANDA PUTRA























X IPA 4










1 DICKY ANANDA










2 INDAH CHAIRUL










3 NUR RAHMAN










4 SITI HABIBAH























X IPS 1










1 ANNISA MUTIARA ROZI










2 DENIS BOSCO JUNIOR










3 RISKY KURNIADY










4 TRI GESVIN RZ























X IPS 2










1 ANDRO NAFIS AULA










2 AYU HAKERI










3 DAFFA ROFIF ALNA










4 DEBY EDIA PUTRI










5 FITRA PRAYOGA










6 MUHAMMAD AMIN










7 MUHAMMAD ARIFIN










8 MUHAMMAD BINTANG










9 PUTRI PERMATA INDAH










10 RAVI WAHYUDI










11 SANDY HERMAWAN























X IPS 3










1 BELLA ELIANTI










2 GIANDA RIVELINO










3 IMAM WAHYUDI










4 MARHAMMAH TRI W










5 M. LAGENDA










6 PUTRI MEYLANI










7 M. TRI HABIBI










Jumat, 12 Desember 2014

MIMPI


Lelah . . . 
Tertawa dan terluka
Oleh keadaan yang menyiksa
Datang tanpa aba-aba
          Letih . . .
          Jiwa ini perih
          Melihat situasi yang tak terkendali
          Akan kondisi negri ini
Rapuh . . .
Terayun dan tersapu
Oleh rusuh yang datang seperti hantu
Dipenghujung shubuh
            Bahagia . . .
Tawa . . .
Kapankah engkau datang
Menemaniku saat malam
Ceria . . .
Sukacita . . .
Kapan kau kemari
Menemaniku saat sepi
          Tuhan . . .
          Apa sebenarnya yang kau rencanakan
          Bagi kami penghuni negri ini
          Yang lapar akan nurani suci
                                                                   Karya: Nanda E. S

Selasa, 02 Desember 2014

UJIAN & NILAI


Bicara ujian berarti bicara bagaimana menemukan “cara” terbaik mendapatkan nilai yang bagus ditengah “pandangan tajam” pengawas ujian. Kesannya pengawas ujian itu adalah orang yang cuma mau melihat pelajar “menderita” saat ujian. Padahal bukan itu lho. Pengawas ujian melakukan itu semua demi menghasilkan pelajar yang berkualitas dan berakhlak mulia.
Kening berkerut, pandangan mata ke pengawas tiap menit , sering lihat ke kanan dan kiri adalah gejala awal dari hilanganya konsentrasi ujian. Penyebabnya mungkin karena tidak belajar, tidak suka pelajarannya atau tidak suka pengawasnya ^_^. Apapun alsannya hal itu semua hanya mendatangkan rasa gelisah, tak yakin dengan jawaban sendiri dan akhirnya pesimis mendapatkan nilai bagus. “Mencontek adalah hal yang sia-sia “ adalah slogan yang sering kita dengar dari guru sebelum ujian. Biasanya kita akan cepat ngangguk tapi penulis yakin bukan tanda setuju 100%. Dalam ujian “pandai-pandai” adalah yang terpenting, bukankah trik ini sering kita dengar?
Tapi percayalah setelah 9 tahun meninggalkan masa SMA yang penuh cerita, UJIAN adalah hal yang memiliki kisah tersendiri. Tanyakan model mencontek apa yang saja yang ada. Melihat jawaban ke teman sebelah, teman di samping, teman di belakang, melihat catatan kecil yang sudah disiapkan sehari sebelumnya, membuat catatan di meja, di kursi, ditangan, bahkan “membantu” menikmati  jawaban yang diperoleh dari tas guru sudah pernah penulis lakukan. Puaskah ? sama sekali tidak. Penulis bahkan merasa bersalah dan ini terus menghinggapi sampai menjelang pembagian raport. Kebiasaan ini sulit dihilangkan karena kurangnya persiapan yang dilakukan. Seharusnya kita belajar tiap hari supaya mampu menjawab soal ujian. Tapi tidak jarang kita lebih memilih SKS (Sistem Kebut Semalam). Bayangkannn . . . . materi yang dipelajari selama 6 bulan “harus mampu” kita pahami dalam waktu satu malam . . . !!!
Kalau ketahuan bagaimana?? Nah, ini adalah salah satu yang tidak enaknya dari “usaha” mencontek. Nama kita menjadi “terkenal”. Bahkan pernah penulis dan teman satu kelas kena hukum karena ketahuan membuka tas guru demi mencari jawaban. Nekad?? Iya. Tapi lebih tepatnya “EDAN”. Kenapa? Bukankah ujian digunakan untuk mengukur kemampuan kita secara langsung. Supaya nanti kita dan guru tahu di bagian mana kita mampu dan tidak. Supaya ada evaluasi yang dapat dilakukan demi menghasilkan generasi penerus bangsa yang lebih berkualitas dan siap bersaing. Tapi kalau nilai yang kita dapat dari mencontek bagaimana cara kita mengukur kemampuan kita sendiri. Selain itu bukankah mencontek adalah tindakan “mencuri kecil” yang akan menuntun kita menjadi “pencuri yang lebih besar” di masa datang??
Bukankah dengan mencontek nanti akan dapat nilai bagus? Betul, nilai yang di dapat akan bagus. Tapi apakah nilai yang bagus itu akan memuaskan kita?
Jadi menurut penulis cara terbaik dan mudah menghadapi ujian dan mendapatkan nilai yang bagus adalah:
1.    Berdoa. Minta do’a dari orang tua. Ini mah wajib bagi yang ingin tujuannya cepat terwujud. Jangan malu atau sungkan. Biasakan dari sekrang. Jangan lupa minta do’a dari kakek nenek, bahkan kalau perlu dari anggota keluarga yang lain. Bukankah makin banyak yang berdo’a  bagi kita akan makin bagus
2.    Setelah itu belajar. Tapi saran penulis beberapa hari sebelum ujian cek dulu deh catatan apakah sudah mencakup materi yang akan di ujikan atau tidak. Kalau belum ya lengkapi dulu
3.    Jangan lupa untuk tanyakan kisi-kisi ujiannya kepada guru. Jadi kita bisa buat catatan kecil yang akan mempermudah kita memahami materi ujian. Tidak mungkin kan kita mampu menyerap semua materi yang sudah di pelajari selama satu semster apalagi metodenya yang dipilh adalah SKS (Sistem Kebut Semalam). Jadi jangan malu untuk tanya ke gurunya, kan demi nilai yang baik juga.
4.    Kalau tidak bisa belajar sendiri jangan ragu untuk belajar dengan teman yang lebih pintar dari kita di kelas. Kalau perlu belajar bersama di rumahnya. Tapi ingat jangan jadikan momen ini untuk ngerumpi karena bisa- bisa gagal belajar kelompoknya.
5.    Bagi yang suka belajar sendiri jangan lupa untuk buat suasana belajar yang nyaman. Bagi yang biasa belajar sambil dengarin musik, dengarin deh musik yang disuka. Bagi yang suka belajar dengan ketenangan sebaikanya belajar saat dini hari menjelang shubuh supaya lebih nyaman dan untuk penambah semangat jangan lupa secangkir minuman hangat dan cemilannya he.he.he.
6.    Usahakan bangun lebih pagi dari biasanya. Kalau biasanya bangun pukul 6 coba bangun 1 jam lebih awal supaya kita bisa bersiap-siap dengan lebih tenang. Kalau kita bangun telat dan buru-buru ke sekolah mood kita bisa rusak dan otak jadi mampet mikir.
7.    Eitttss . . . . jangan lupa untuk sarapan dulu sebelum ke sekolah supaya saat ujian perut tidak "menjerit" minta diisi.
8.    Terakhir, usahan 30 menit sebelum ujian sudah di sekolah, supaya nuansa tegang ujiannya berkurang dan jangan lupa berdo’a sebelum ujiannya.

Kalau langkah di atas sudah di praktekan, insyaallah penulis yakin teman-teman semua yang megikuti ujian akan mampu menjawab soal ujian dan mendapatkan nilai yang memuaskan. Selamat ujiann . . . !!!!

Senin, 01 Desember 2014

KTP TIDAK LAGI WAJIB MEMAKAI KOLOM AGAMA

Di salah satu media online dinyatakan bahwa Mendagri Kabinet kerja mengeluarkan pernyataan bahwa kedepannya kolom agama pada KTP boleh tidak diisi. Alasannya? “negara Indonesia bukanlah negara agama”. Bukankah nanti hal ini akan menjadi suatu kerancuan dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu contohnya bagaimana dengan mereka yang ingin menikah tapi kolom agama pada KTP tidak diisi. Ini akan menjadi masalah baru nantinya. Bisa-bisa masyarakat Indonesia nanti banyak yang menikah beda agama. Bukankah undang-undang Indonesia melarang pernikahan beda agama.
Masalah berikutnya adalah bagaiamana kalau misalnya ada korban kecelakan yang meninggal dunia. Di dalam KTP nya saat di periksa tidak ditemukan agamanya apa, bukankah akan menjadi kebingungan bagaimana cara si korban akan dimakamkan. Tidak masalah  kalau masih ada keluarga yang bisa dihubungi, kalau tidak ada?
Negara Indonesia merupakan negara yang berlandaskan Pancasila. Salah satu butirnya menyatakan “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Dengan ini bukannya sudah jelas kalau negara Indonesia mengakui adanya kepercayaan yang menjadi syarat menjadi seorang warga negara Indonesia. Bukankah dengan membolehkan kolom agama di KTP akan timbul kerancuan apakah menjadi masyarakat Indonesia boleh tidak lagi menyatakan agama yang dianut.
Kalau seperti itu bukannya akan ada kemungkinan Indonesia akan dianggap sebagai negara yang tidak mengakui agama dan tidak menutup kemungkinan bisa berkembang dalam pandangan masayarakat Indonesia untuk tidak mengakui adanya Tuhan. Jadi apa bedanya kita dengan negara komunis? Suatu paham yang sempat dianggap “dalang” dalam pertumpahan darah di negara Indonesia. Seperti lagu Armada band  “mau dibawa kemana” sebenarnya negara Indonesia tercinta ini . . . . ???

Minggu, 02 November 2014

PERMATA INDONESIA YANG BERSINAR

Mencoba mencari ide untuk menambah senmangat peserta didik ku. Ketemu dengan artikel yang bagus sekali. Ini dia . . . .

Hebat, Usia 14 Tahun Arya Sudah Kuliah di UGM

Hebat, Usia 14 Tahun Arya Sudah Kuliah di UGM  
Arya Bagus Kevin Bersama Anies Baswedan (UGM.ac.id)
Ia masuk SD di umur 4 tahun dan kini kuliah di Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil UGM.
Dream - Arya Bagus Kevin menyedot perhatian saat acara penerimaan mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM). Di usia 14 tahun, di mana teman-teman sebayanya asyik belajar di tingkat Sekolah Menengah Pertama, ia justru sudah mengenyam bangku kuliah.
"Ya senang sih, akhirnya diterima kuliah di UGM jalur ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi. Tepatnya 14 tahun, 6 bulan 9 hari," kata Arya Bagus dikutip Dream.co.id dari laman UGM.ac.id, Selasa 19 Agustus 2014.
Arya mengaku bisa kuliah di usia 14 tahun karena program akselerasi di tingkat SMP dan SMA. Saat duduk di bangku SMA Negeri 3 Solo, ia tidak mengalami hambatan yang berarti.
"Semua lancar-lancar saja, mengalir gitu dan yang mengenalkan program akselerasi orangtua, terus ada ketertarikan. Saya masuk SD di umur 4 tahun," ujar pemuda kelahiran Solo, 23 Februari 2000.
Kini setelah kuliah di Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil UGM, Arya berharap bisa belajar dengan lebih baik. Jurusan Teknik Sipil merupakan jurusan pilihannya sekaligus arahan ayahnya, Aris Murtopo yang bekerja di Dinas Pekerjaan Karanganyar, Solo.
"Saya memilih Teknik Sipil karena selama pembangunan di negeri terus berjalan, lulusan-lulusan teknik sipil akan terus digunakan. Ya, kalau cita-cita sih maunya jadi menteri," kata Arya malu-malu.

Serasa "dibangunkan" dari tidur panjang ya ?? Arya merupakan salah satu dari "permata" yang tak ternilai di negara Indonesia. Saya yakin masih banyak "permata-permata" lain yang belum kita ketahui. Memang tidak semua instansi yang bisa mendapatkan "permata" seperti Arya, tapi aku yakin ada "permata" di sekolah ku dan tempat rekan-rekan yang lain. Hanya butuh "pencarian" yang sedikit lebih dari biasanya. Semoga saja "mutiara" ini segera ditemukan dan bisa menjadi kebanggaan orang tuan, guru dan pastinya bangsa Indonesia tercinta.